Integrasi Teori Belajar Bandura, Piaget, dan Bruner dalam Pembelajaran Matematika Abad 21

  • Rosalina Nurul Bidayah Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Burhannurfirdaus . Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Nena Meilan Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
  • Kusno . Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia
Keywords: Teori Belajar, Integrasi Teori, Teori Bandura, Teori Piaget, Teori Bruner

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 menuntut pembelajaran matematika yang tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif. Namun, berbagai penelitian masih menunjukkan adanya kesenjangan antara teori pembelajaran klasik dan penerapannya dalam praktik mengajar masa kini. Sebagian besar penelitian hanya membahas teori Bandura, Piaget, atau Bruner secara terpisah, tanpa melihat bagaimana ketiganya dapat diintegrasikan untuk memperkuat pembelajaran matematika di era modern. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur tentang teori belajar Bandura, Piaget, dan Bruner, serta menganalisis bagaimana integrasi ketiganya dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah tinjauan Pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari artikel, buku, dan jurnal ilmiah terbitan tahun 2015-2025 yang dipilih berdasarkan relevansi dan kredibilitasnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori Bandura berperan dalam membangun motivasi dan kepercayaan diri melalui observasi dan peniruan (modeling), teori Piaget menekankan pentingnya menyesuaikan pembelajaran dengan tahap perkembangan kognitif siswa, sementara teori Bruner menyoroti proses bertahap melalui representasi dan scaffolding. Integrasi ketiganya menghasilkan kerangka pembelajaran matematika yang lebih menyeluruh, fleksibel, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur Pendidikan dengan menawarkan model integratif teori belajar. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran matematika yang lebih kreatif, inovatif, dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulia Rahmania, C., Navani Shalsabilla, F., Aprilia, G., Khansa Syahira, K., Azhar Alfiyyah, R., & Eka Putri, H. (2025). Analisis teori belajar Bruner untuk membantu peserta didik dalam pembelajaran matematika. In R. A. Alfiyyah (Vol.4).

Ding, Y., Klapp, A., & Yang Hansen, K. (2024). The importance of mathematics self-concept and self-efficacy for mathematics achievement: A comparison between public and independent schools in Sweden. Educational Psychology, 44 (8), 872–892. https://doi.org/10.1080/01443410.2024.2410217

Djekourmane, D., Zhang, Y., Zhang, X., & Wang, Z. (2025). The mediating role of math self-efficacy between school-based parental involvement and math performanceamong students in Southeast Asia: Evidence from PISA 2022. Frontiers in Psychology, 16. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1594131

Fatwatun Najah, E., Syahruddin, Mandailina, V., & Abdillah. (2024). SEMNAPTIKA IV: “Pemanfaatan Artificial Intelligence” dalam pembelajaran 2.1 berbasisetnomatematika.

Gao, H., Evans, T., & Fergusson, A. (2025). Student explanation strategies in postsecondary mathematics and statistics education: A scoping review.https://doi.org/10.17608/k6.auckland.29925140

Giannoukos, G. (2024). Main learning theories in education. European Journal ofContemporary Education and E- Learning, 2 (5), 93–100.https://doi.org/10.59324/ejceel.2024.2(5).06

Lestari, W., Nainggolan, C., Yuliani, A., Handoko, Y., & Novrianto, M. (2025). Analisisperkembangan kognitif anak berdasarkan teori Piaget: Studi literatur dan kajian kurikulum pendidikan anak usia dini. Retrieved from https://ejournal.staidhtulungagung.ac.id/index.php/almidad

Obasi, C., & Obi, P. (2025). Mathematical perspective on Piaget’s theory and its implications for teaching and learning. Journal of Learning Theory and Met hodology, 6 (1), 53–57. https://doi.org/10.17309/jltm.2025.6.1.06

Priya, K. (2025). The significance of psychological factors in 21st century education. Retrieved from https://journal.gyanvividha.com

Qur’ani, F. N., Susanti, E., Lailiyah, M., & Fendiyanto, F. (2024). Level Van Hiele pada perkembangan kognitif operasional konkret dan formal. Suska Journal of Mathematics Education, 10 (2), 147. https://doi.org/10.24014/sjme.v10i2.27579

Street, K. E. S., Malmberg, L. E., & Schukajlow, S. (2024). Students’ mathematics self-efficacy: A scoping review. ZDM – Mathematics Education, 56 (2), 265–280. https://doi.org/10.1007/s11858-024-01548-0

Sui, C.-J., Yen, M.-H., & Cha Ng, C.-Y. (2024). Investigating effects of perceived technology-enhanced environment on self-regulated learning: Beyond p-values.

Syafawani, U. R., & Safari, Y. (2024). Matematika di bangku sekolah dasar (Vol. 3).

Ultra Gusteti, M., Rahmalina, W., Azmi, K., Mulyati, A., Wulandari, S., Hayati, R., &

Fajriah, N. (2024). Mengungkap potensi self-efficacy melalui analisis literatur dalam pembelajaran matematika. Dharmas Education Journal, 5 (1). Retrieved from http://ejournal.undhari.ac.id/index.php/de_journal

Utami, S., & Lestari, N. (2024). Teachers’ competence in implementing digital pedagogyfor mathematics learning. Asia Pacific Journal

Published
2025-12-23
How to Cite
Bidayah, R., ., B., Meilan, N., & ., K. (2025). Integrasi Teori Belajar Bandura, Piaget, dan Bruner dalam Pembelajaran Matematika Abad 21. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 6(2), 853-861. Retrieved from https://jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jimat/article/view/1083