Proses Review
LEGENDA: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosial Budaya menerapkan sistem Open Peer Review (Penelaahan Terbuka). Berbeda dengan sistem penelaahan tertutup (blind review), skema ini mengedepankan transparansi total, di mana identitas Penulis dan Reviewer saling diketahui sejak awal proses penilaian. Hal ini bertujuan untuk mendorong diskusi akademik yang konstruktif, jujur, serta saling menghormati.
Identitas Terbuka
Nama dan afiliasi Penulis serta Reviewer saling diketahui selama proses penelaahan untuk membangun akuntabilitas akademik yang tinggi.
Dialog Konstruktif
Memungkinkan terjadinya kolaborasi pemikiran dan dialog ilmiah langsung secara profesional antara Reviewer dan Penulis.
Apresiasi Penelaah
Kontribusi Reviewer diakui secara terbuka atas peran penting mereka dalam menjaga kualitas dan pengembangan integritas ilmiah naskah.
Tahapan Alur Penelaahan Naskah
Initial Desk Review
Editor memeriksa kesesuaian naskah dengan Focus & Scope, format selingkung, serta uji plagiarisme (kemiripan maksimal 20%).
Penunjukan Reviewer
Naskah dikirimkan kepada minimal 2 (dua) Mitra Bebestari (Reviewer) yang ahli di bidang keilmuan terkait tanpa menyembunyikan identitas Penulis.
Proses Penelaahan
Reviewer menilai orisinalitas, metodologi, dan kontribusi ilmiah naskah dalam jangka waktu 2–4 minggu serta memberikan catatan perbaikan.
Keputusan Akhir
Editor menetapkan keputusan akhir (Diterima, Revisi Mayor/Minor, atau Ditolak) berdasarkan rekomendasi kumulatif dari para Reviewer.
Kategori Keputusan Editorial
-
Accept Submission: Naskah diterima tanpa perlu perubahan atau hanya memerlukan sedikit penyesuaian teknis kecil.
-
Revisions Required (Revisi Minor / Mayor): Penulis diwajibkan memperbaiki naskah sesuai masukan Reviewer dalam batas waktu yang ditentukan sebelum naskah diproses ke tahap tata letak.
-
Resubmit for Review: Naskah memerlukan perombakan mendasar pada metodologi atau analisis data, dan harus ditelaah ulang oleh Reviewer setelah diperbaiki.
-
Decline Submission: Naskah ditolak karena pelanggaran etika, ketidaksesuaian metodologi secara berat, atau di luar fokus keilmuan jurnal.
Etiket Penelaahan Terbuka
Meskipun identitas dibuka secara transparan, seluruh pihak tetap terikat oleh norma etika akademik. Komunikasi antara Penulis dan Reviewer wajib dilakukan secara sopan, profesional, dan berfokus pada kualitas ilmiah naskah.