Pengaruh Menggunakan E-modul Tematik Berbasis Multimedia Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar

  • Julyanti Tuahuns Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara, Indonesia
  • Nuryanti Umanailo Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara, Indonesia
  • Ode Zulaeha Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara, Indonesia
Keywords: e-modul tematik, multimedia, pemahaman konsep IPA, Sekolah Dasar, Keterlibatan Belajar

Abstract

Pemahaman konsep IPA fisika pada siswa sekolah dasar masih sering terkendala oleh sifat materi yang abstrak, terutama pada konsep cahaya, pembentukan bayangan, dan hubungan sebab-akibat antarfenomena. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan e-modul tematik berbasis multimedia terhadap pemahaman konsep IPA fisika siswa kelas V sekolah dasar.

Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa kelas V dari dua sekolah dasar negeri yang dipilih melalui cluster sampling, terdiri atas 29 siswa pada kelompok eksperimen dan 29 siswa pada kelompok kontrol. Kelompok eksperimen belajar menggunakan e-modul tematik berbasis multimedia, sedangkan kelompok kontrol belajar melalui pembelajaran konvensional berbantuan buku teks dan penjelasan guru. Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep berbentuk pilihan ganda beralasan, lembar observasi keterlibatan belajar, dan angket respons siswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan normalized gain dan independent sample t-test, sedangkan data observasi dan angket dianalisis secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata pretest kelompok eksperimen dan kontrol relatif setara, yaitu 48,3 dan 47,9. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelompok eksperimen meningkat menjadi 78,5, sedangkan kelompok kontrol mencapai 61,2. Nilai normalized gain kelompok eksperimen sebesar 0,59 berada pada kategori sedang, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,26 berada pada kategori rendah. Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 6,14; df = 56; p < 0,001). Rata-rata keterlibatan belajar kelompok eksperimen juga lebih tinggi (4,2 dari skala 5) dibandingkan kelompok kontrol (3,1 dari skala 5). Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul tematik berbasis multimedia berpotensi memperkuat pemahaman konsep IPA fisika melalui integrasi teks, visual, animasi, audio, dan aktivitas interaktif yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, S. W., Alpian, Y., Prihamdani, D., & Winarsih, E. (2021). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif berbasis video untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5313-5327.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59-109.

Hafis, C., Ashari, A., & Ngazizah, N. (2022). Multimedia interaktif berbasis literasi sains dan karakter bagi siswa sekolah dasar. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(4), 246-252.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64-74.

Jannah, I. N. (2020). Efektivitas penggunaan multimedia dalam pembelajaran IPA di SD. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(1), 54-59.

Komalasari, M. D., & Pamungkas, B. (2018). Efektivitas multimedia interaktif berbasis multisensoris dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SD inklusi. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 5(2).

Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Novianti, N. D. (2022). Bahan ajar interaktif multimedia berbasis literasi sains pada muatan IPA kelas V SD: Topik sistem gerak manusia. Mimbar Ilmu, 27(3), 399-408.

Rahmadhani, W., Sardjijo, S., & Manalu, M. (2022). Pengembangan multimedia interaktif pada pembelajaran tematik untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 7750-7757.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860.

Treagust, D. F. (1988). Development and use of diagnostic tests to evaluate students' misconceptions in science. International Journal of Science Education, 10(2), 159-169.

Wahyuni, E., & Fitria, Y. (2023). Media digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa sekolah dasar: Tinjauan literatur. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1).

Published
2026-06-19
How to Cite
Tuahuns, J., Umanailo, N., & Zulaeha, O. (2026). Pengaruh Menggunakan E-modul Tematik Berbasis Multimedia Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Sekolah Dasar. KUANTUM: Jurnal Pembelajaran Dan Sains Fisika, 7(1), 65-72. https://doi.org/10.63976/kuantum.v7i1.1253