KAJIAN EKONOMI DALAM PENGENDALIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Abstrak
Permasalahan lingkungan timbul karena adanya interaksi antara aktifitas ekonomi dan eksistensi sumberdaya alam. Semakin besar jumlah dan intensitas eksploitasi sumberdaya alam itu, dampaknya terhadap degradasi kualitas lingkungan (environmental degradation) juga cenderung meningkat. Dampak atau efek samping (side effects / externalities) tersebut mencakup ruang dan waktu. Selain itu, dampak lingkungan tidak hanya berdampak lokal, regional, dan global, tetapi juga berdampak jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang terhadap lingkungan. Adapun permasalahan dalam kajian ini sebagai berikut ini: (1) Perspektif ekonomi dan lingkungan dalam pemanfaatan sumber daya alam (2) Masalah lingkungan (3) Dampak akibat kerusakan lingkungan terhadap perekonomian dan masyarakat (4) Implikasi kebijakan pengendalian kualitas lingkungan. Adapun tujuan kajian ini sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui bagaimana perspektif ekonomi dan lingkungan dalam pemanfaatan sumber daya alam. (2) Mengkaji Dampak akibat kerusakan lingkungan terhadap perekonomian dan masyarakat (3) Mengetahui dan menelaah kebijakan yang perlu dalam pengendalian kualitas lingkungan. Perhatian terhadap masalah lingkungan masih belum banyak. Perumusan kebijakan dan pelaksanaannya masih perlu dikembangkan dan disempurnakan lebih lanjut. Oleh karena itu, perlu dukungan berbagai unsur dalam masyarakat agar upaya pembangunan yang berwawasan lingkungan itu bisa diwujudkan. Peranan dan kehendak politik pemerintah merupakan kunci utama keberhasilannya, selain dukungan dan peran serta lembaga lain seperti pelaku ekonomi khususnya produsen di bidang industri maupun pertanian, lembaga swadaya masyarakat, media massa, yang secara bersama-sama dengan dukungan dan partisipasi masyarakat.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##



