PENANAMAN FALSAFAT ADAT TERNATE “JOU SE NGOFA NGARE” SEBAGAI SUMBER BELAJAR SISWA SMA NEGERI 6 PROVINSI MALUKU UTARA

  • Zulkifli Zulkifli
  • Leny MS Tomagola Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara
Kata Kunci: Falsafat Adat Ternate, Jou Se Ngofa Nagare, sumber belajar, Siswa

Abstrak

Tujuan penelitian tentang Falsafat Adat Ternate ”Jou Se Ngofa Nagare” untuk mengetahui seajauh mana siswa SMA Negeri 6 Provinsi Maluku Utara, dapat  memahami dan mengerti nilai yang terkandung serta  dijadikan sebagai pedoman hidup sehari-hari karena nilai tersebut memiliki hubungan antara manusia dengan manusia maupun manusia dengan sang pencipta alam semesta. Karena pemikiran atau renungan seseorang terahadap dirinya dan alam semesta yang telah diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dari segala isinya ini memiliki makna masing-masing.

Falsafat Adat Ternate ”Jou Se Ngofa Nagare” merupakan bagian dari nilai kultural ini untuk menjaga perdamaian dari kehidupan sosial, politik, ekonomi dan budaya agar generasi muda dalam hal ini peserta didik tidak terpengaruh dengan berbagai perkembangan zaman yang dapat merusak tatanan nilai kearifan lokal, apabila generasi muda tidak melestarikan nilai kultural dan budaya, maka akan hilangnya  sebuah identitas daerah yang mana memiliki kearifan lokal telah diwarisakan oleh para leluhur di negeri Zajirah Al’mulk atau negeri para raja-raja.

Karena nilai kearifan lokal merupakan bagian dari  modal sosiokultural untuk menjaga pembangunan manusia (human development) untuk melestarikan nilai kerifan lokal yang terkandung dalam Falsafat Adat Ternate ”Jou Se Ngofa Nagare” merupakan bagian dari identitas  dan tatanan menuju kehidupan masa depan yang lebih baik maka diperlukan sinergitas antara generasi mudah dan masyarakat membangun sebuah komitmen untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal dalam pendidikan formal, informal dan nonformal.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Aman. (2011). Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Bakry, N. M. (2011). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Buseri, K (2004). Nilai-nilai Ilahi Remaja dan Pelajar. Yogyakarta: UII Press
Dinse Amas & Taib Rinto (2008). Sejarah Kebudayanaan & Pembangunan Perdamain Maluku Utara. Lembaga Kebudayaan Rakyat Moloku Kie Raha (LeKRa-MKR).
Fimansyah, W., & Kumalasari, D. (2015). Penanaman Nilai-Nilai Nasionalisme Melalui Pembelajaran Sejarah di Sma Kebangsaan Yogyakarta. ISTORIA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah, 10(2). https://doi.org/10.21831/istoria.v11i1.5766
Sirnayatin, T. A. (2017). Membangun Karakter Bangsa Melalui Pembelajaran Sejarah. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 1(3), 312–321. https://doi.org/10.30998/sap.v1i3.1171
Taufik. (2001). Pengertian Pembelajaran Sejarah dan Pengantar Sejarah. Jakarta:
Diterbitkan
2025-07-01