https://jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jipor/issue/feed JIPOR: Jurnal IPTEK Olahraga dan Rekreasi 2026-06-01T10:21:19+07:00 Syahril Adam syahriladam222@gmail.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal JIPOR adalah terbitan berkala ilmiah (ISSN print<a title="ISSN" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1500541768" target="_blank" rel="noopener"> 2597-4343</a> dan online e-ISSN <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220307301137004" target="_blank" rel="noopener">2829-5595</a>) yang menyajikan informasi-informasi terkini di bidang IPTEK Olahraga Dan Rekreasi, melalui artikel-artikel baik yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, JIPOR menempuh misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang IPTEK Olahraga Dan Rekreasi. Dengan menggunakan Open Journal System (OJS), JIPOR dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat men-submit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan-panduan yang telah disediakan oleh JIPOR.</p> https://jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jipor/article/view/1392 Peran Interaksi Sosial dan Dukungan Lingkungan dalam Pembinaan Atlet Para-Bulu Tangkis di NPCI Kabupaten Sumedang 2026-06-01T10:21:16+07:00 Karina Suryani karinasuryani@upi.edu Retria Mazni Hamzah rizalafauzi13@upi.edu Tegar Aditya rizalafauzi13@upi.edu Muhammad Niryana D.O Alfando rizalafauzi13@upi.edu Dicka Satria Pratama rizalafauzi13@upi.edu Fadlin Setia Utama rizalafauzi13@upi.edu Ruzal Ahmad Fauzi rizalafauzi13@upi.edu <p><span style="font-weight: 400;">Pembinaan atlet disabilitas memerlukan pendekatan multidimensional yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis fisik, melainkan juga penguatan modal sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran interaksi sosial dan dukungan lingkungan dalam program pembinaan atlet para-bulu tangkis di National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap pengurus, pelatih, dan atlet para-bulu tangkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial internal yang bercirikan nilai kekeluargaan, empati tinggi dari pelatih, serta resiprokal positif antar-atlet menjadi katalisator utama dalam menjaga konsistensi latihan di tengah keterbatasan finansial dan sarana. Hambatan struktural yang diidentifikasi meliputi ketergantungan absolut pada dana hibah pemerintah, keterbatasan alat aksesibilitas khusus seperti kursi roda olahraga, dan kendala geografis mobilitas atlet. Dukungan lingkungan makro berupa sinergi dengan masyarakat sekitar dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) terbukti krusial dalam meningkatkan kepercayaan diri serta penerimaan sosial atlet. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa ekosistem interaksi sosial yang kondusif mampu memitigasi keterbatasan fasilitas fisik guna mempertahankan motivasi berprestasi atlet disabilitas.</span></p> 2026-06-01T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement##