Transformasi Pembelajaran Matematika Berbasis Student Centered Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kurikulum Merdeka

  • Siti Partimah Nabilah Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Curup, Bengkulu, Indonesia
  • Dini Palupi Putri Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Curup, Bengkulu, Indonesia
Keywords: Pembelajaran Matematika, Student Centered Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Kurikulum Merdeka, Transformasi Pembelajaran

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai bagian dari keterampilan berpikir tingkat tinggi. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, melainkan beralih pada pendekatan Student Centered Learning yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar. Transformasi ini menjadi penting khususnya dalam pembelajaran matematika yang selama ini cenderung bersifat prosedural dan kurang mendorong kemampuan analitis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Student Centered Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan subjek berupa berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Instrumen penelitian berupa dokumentasi artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang diperoleh melalui database akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis siswa seperti Problem Based Learning, Discovery Learning, dan Inquiry Learning secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, serta menyusun solusi secara logis dan sistematis. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru perlu mengoptimalkan penerapan pembelajaran yang berpusat pada siswa sebagai strategi utama dalam pembelajaran matematika. Selain itu, diperlukan dukungan kurikulum dan pelatihan guru agar implementasi Student Centered Learning dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adelia Putri Lubis, dkk. (2024). Pembelajaran Etnomatematika dalam Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 120–132.

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.

Aripin. (2020). Pengaruh Student Centered Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 115–123.

Brookhart, S. M. (2010). How to Assess Higher-Order Thinking Skills in Your Classroom. Alexandria, VA: ASCD.

Bruner, J. S. (1961). The Act of Discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.

Ennis, R. H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. University of Illinois.

Facione, P. A. (2020). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Insight Assessment.

Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-Based Learning: What and How Do Students Learn. Educational Psychology Review, 16(3), 235–266.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka sebagai Upaya Pemulihan Pembelajaran. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lea, S. J., Stephenson, D., & Troy, J. (2003). Higher Education Students’ Attitudes to Student-Centred Learning: Beyond Educational Bulimia?. Studies in Higher Education, 28(3), 321–334.

Marlina. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Berbasis Diferensiasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 45–56.

Masruroh, N., Zaenuri, Z., Walid, W., & Waluya, S. B. (2022). Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis HOTS dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 7(2), 88–97.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muthoifin, M., & Jinan, M. (2015). Pendidikan Karakter Ki Hadjar Dewantara: Studi Kritis Pemikiran Karakter dan Budi Pekerti dalam Tinjauan Islam. Profetika: Jurnal Studi Islam, 16(2), 167–180.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.

Putri, A., & Fitriani, D. (2022). Pengaruh Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 55–66.

Rahmawati, R., & Suryadi, D. (2021). Penerapan Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 5(2), 101–110.

Sari, N., & Nugroho, A. (2021). Kendala Implementasi Student Centered Learning pada Pembelajaran Matematika. Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(1), 75–84.

Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective (6th ed.). Boston: Pearson Education.

Simanjuntak, R., dkk. (2023). Pendekatan Diferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Modern, 2(3), 77–89.

Sufyadi, S., dkk. (2021). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek.

Utami, R., Rahmawati, E., & Noktaria, D. (2025). Profil Pelajar Pancasila dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 12–25.

Weimer, M. (2013). Learner-Centered Teaching: Five Key Changes to Practice (2nd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Yulianti, N., dkk. (2025). Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 9(1), 66–78.

Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Published
2026-06-17
How to Cite
Nabilah, S., & Putri, D. (2026). Transformasi Pembelajaran Matematika Berbasis Student Centered Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 7(2), 313-326. https://doi.org/10.63976/jimat.v7i2.1372